KENDARI – Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki prestasi gemilang di bidang olahraga dan seni budaya. Pencapaian ini terlihat dari ratusan mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat regional pada kuartal kedua tahun 2026.
Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan farmasi terkemuka di Sulawesi Tenggara dalam menunjukkan bahwa pembangunan karakter mahasiswa bukan sekadar fokus pada transfer pengetahuan kefarmasian, melainkan juga pengembangan holistik melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan seni, budaya, dan olahraga. Seiring dengan meningkatnya prestasi yang diraih, Fakultas Farmasi Unismuh Kendari semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mengutamakan keseimbangan antara pengembangan intelektual dan pengembangan soft skills.
### Gelaran Pertandingan Olahraga yang Meriah
Pada minggu pertama April 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa Fakultas Farmasi yang diikuti oleh lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai program studi, termasuk D3 Farmasi, S1 Farmasi, dan Magister Farmasi. Acara yang berlangsung di lapangan olahraga kampus Unismuh Kendari di Jalan Soekarno-Hatta tersebut menghadirkan kompetisi dalam cabang olahraga yang sangat beragam.
“Kami mengadakan pertandingan dalam delapan cabang olahraga utama, mulai dari sepak bola, bola voli, badminton, tenis meja, lari jarak pendek, renang, hingga esports. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan ruang kepada mahasiswa mengekspresikan potensi mereka di luar akademik,” ungkap Rizky Cahya Pratama, ketua panitia Pekan Olahraga Mahasiswa Farmasi, dalam wawancara khusus.
Pertandingan bola voli putri menjadi salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu. Tim dari angkatan 2023 berhasil meraih juara pertama dengan permainan yang kompak dan strategi pertahanan yang solid. Sementara itu, dalam cabang sepak bola putra, tim dari angkatan 2022 menunjukkan performa luar biasa dan berhasil meraih trofi kemenangan setelah melewati serangkaian pertandingan yang sengit.
“Juara dalam cabang olahraga ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang bagaimana kami belajar bekerja sama sebagai satu tim. Mahasiswa farmasi dituntut untuk bekerja dalam tim di laboratorium dan di industri farmasi nantinya, jadi olahraga menjadi sarana yang sangat efektif untuk melatih kolaborasi dan kepemimpinan,” jelas Dr. Hendra Kusuma, Dekan Fakultas Farmasi Unismuh Kendari, yang hadir membuka acara tersebut.
### Pameran Seni dan Budaya yang Memukau
Tidak hanya olahraga, Fakultas Farmasi Unismuh Kendari juga mengadakan Pameran Seni dan Budaya Mahasiswa pada tanggal 12 April 2026 di Aula Mahadewa kampus pusat. Acara yang meriah ini menampilkan karya-karya kreativ dari mahasiswa yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Sulawesi Tenggara dan ekspresi seni kontemporer.
Pameran tersebut memamerkan lebih dari 150 karya seni dalam berbagai medium, termasuk lukisan, patung, kerajinan tangan, fotografi, dan instalasi seni interaktif. Salah satu karya yang menarik perhatian pengunjung adalah instalasi karya mahasiswa semester lima bernama “Farmasi untuk Nusantara,” yang menggabungkan elemen-elemen desain grafis modern dengan filosofi kesehatan masyarakat Indonesia.
“Saya ingin menyampaikan pesan bahwa farmasi bukan hanya tentang obat-obatan semata, tetapi juga tentang komitmen untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Karya seni ini adalah representasi dari visi saya sebagai calon profesional farmasi,” kata Sinta Wijaya, mahasiswa program S1 Farmasi semester lima yang menjadi kurator pameran, dengan semangat yang membara.
Selain pameran visual, rangkaian acara juga mencakup pertunjukan seni pertunjukan yang memukau. Pada malam puncak pameran, mahasiswa Farmasi Unismuh Kendari mempertunjukkan tarian tradisional Sulawesi Tenggara, fashion show yang menampilkan busana batik modern, serta penampilan musik dari band mahasiswa “Pharmacy Notes.” Pertunjukan-pertunjukan ini berhasil menghibur ratusan pengunjung yang hadir, termasuk dosen, staf, keluarga mahasiswa, dan masyarakat umum dari sekitar kampus.
“Kegiatan seni dan budaya seperti ini sangat penting untuk membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya rasional, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap keindahan, tradisi, dan warisan budaya. Mahasiswa farmasi kami adalah generasi yang akan terjun ke masyarakat, dan mereka perlu memahami konteks budaya lokal untuk bisa memberikan layanan kesehatan yang tepat sasaran,” kata Dr. Ni Ketut Suarni, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Farmasi Unismuh Kendari.
### Pencapaian di Kompetisi Regional
Prestasi mahasiswa Farmasi Unismuh Kendari tidak berhenti pada kegiatan internal kampus. Beberapa mahasiswa telah meraih penghargaan di tingkat regional dalam berbagai kompetisi nasional dan regional. Pada bulan Maret 2026, tim mahasiswa Farmasi yang terdiri dari empat orang berhasil meraih juara ketiga dalam Kompetisi Debat Kesehatan Masyarakat tingkat Kawasan Timur Indonesia yang diselenggarakan di Makassar. Tim tersebut berhasil membedah isu-isu kesehatan kontemporer dengan argumen yang kuat dan data-data empiris yang mendalam.
“Kompetisi debat ini adalah platform yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi dan berpikir kritis mereka. Kesuksesan tim kami di tingkat regional membuktikan bahwa pendidikan di Unismuh Kendari tidak tertinggal dari universitas-universitas besar di kota-kota besar lainnya,” tutur Andi Prasetya, salah satu anggota tim debat tersebut, dengan bangga.
Sementara itu, dalam kategori seni tradisional, mahasiswa dari program D3 Farmasi Unismuh Kendari, Nur Fadhilah, berhasil meraih penghargaan “Duta Seni Tradisional” dalam ajang Festival Budaya Nusantara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di level regional. Pengakuan ini diberikan atas dedikasi dan konsistensinya dalam melestarikan tarian tradisional Sulawesi Tenggara sambil tetap menjalankan kewajiban akademik dengan baik.
“Saya percaya bahwa menjadi mahasiswa farmasi yang baik tidak berarti harus meninggalkan identitas budaya saya. Justru, saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa generasi milenial Indonesia mampu menjadi profesional yang kompeten sambil tetap menjaga warisan budaya leluhur,” kata Nur Fadhilah saat diwawancarai di ruang studi Fakultas Farmasi.
### Dukungan Institusi terhadap Pengembangan Ekstrakurikuler
Kesuksesan mahasiswa Farmasi Unismuh Kendari dalam bidang olahraga dan seni budaya tidak terlepas dari dukungan penuh institusi. Universitas Muhammadiyah Kendari telah mengalokasikan dana khusus dalam anggaran tahunan untuk mendukung kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan kemampuan mahasiswa di luar akademik.
“Kami memahami bahwa investasi dalam pengembangan mahasiswa secara holistik akan menghasilkan alumni yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika profesional yang tinggi, dan kepemimpinan yang visioner,” ujar Dr. Hendra Kusuma, Dekan Fakultas Farmasi, dalam pernyataan resminya.
Selain pendanaan, institusi juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler. Lapangan olahraga yang tertata baik, studio seni yang lengkap dengan peralatan modern, dan ruang-ruang pertemuan yang representatif menjadi penunjang utama dalam pelaksanaan berbagai kegiatan. Pihak kampus juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai organisasi olahraga dan seni di tingkat regional untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengikuti pertandingan dan festival yang lebih bergengsi.
### Dampak Positif bagi Pengembangan Karir Mahasiswa
Para ahli pendidikan sepakat bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan olahraga dan seni budaya memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan karir dan kepribadian mereka. Dalam konteks pendidikan farmasi khususnya, soft skills yang dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler menjadi sangat berharga.
“Industri farmasi modern membutuhkan profesional yang tidak hanya menguasai pengetahuan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kepemimpinan, dan empati terhadap masyarakat. Kegiatan olahraga dan seni budaya adalah ‘laboratorium’ yang sempurna untuk mengembangkan kompetensi-kompetensi tersebut,” kata Dr. Bambang Setiaji, seorang praktisi industri farmasi yang sering berinteraksi dengan alumni Unismuh Kendari.
Beberapa mahasiswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler telah mendapatkan kesempatan berkarir yang menjanjikan. Seorang alumni Farmasi Unismuh Kendari, yang sebelumnya aktif dalam tim debat dan organisasi mahasiswa, kini bekerja sebagai Medical Representative di salah satu perusahaan farmasi multinasional terkemuka dengan kesempatan untuk berkembang menjadi manager regional.
### Rencana Pengembangan Ke Depan
Melihat antusiasme yang tinggi dari mahasiswa dan keberhasilan kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan, pihak Fakultas Farmasi Unismuh Kendari merencanakan pengembangan program-program ekstrakurikuler yang lebih ambisius untuk tahun-tahun mendatang. Beberapa rencana tersebut mencakup pembentukan lebih banyak klub seni dan olahraga yang tersertifikasi, kerja sama dengan universitas-universitas terkemuka lainnya untuk mengadakan kompetisi tingkat nasional, serta pengintegrasian kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler dengan kurikulum akademik.
“Kami sedang mengembangkan kurikulum baru yang memasukkan elemen-elemen pengembangan kepemimpinan, komunikasi, dan soft skills lainnya secara terstruktur. Kegiatan olahraga dan seni budaya akan menjadi bagian integral dari strategi pembelajaran kami ke depan,” jelas Dr. Ni Ketut Suarni.
### Penutup
Keberhasilan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga dan seni budaya, serta prestasi mahasiswanya di tingkat regional, mencerminkan komitmen institusi terhadap pembangunan mahasiswa yang komprehensif. Tidak hanya semata-mata menghasilkan apoteker atau profesional farmasi yang mahir secara teknis, tetapi juga menghasilkan individu-individu yang berkarakter kuat, berempati tinggi, dan siap menjadi pemimpin di masyarakat.
Dengan terus mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan mengintegrasikannya dengan proses pendidikan akademik, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan visinya sebagai institusi pendidikan yang visioner dan berpikiran maju. Mahasiswa-mahasiswa Farmasi Unismuh Kendari tidak hanya belajar tentang farmakologi, kimia farmasi, dan teknologi farmasi, tetapi juga belajar menjadi manusia yang utuh dan siap menghadapi tantangan dunia profesional yang semakin kompleks.
Semoga momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut, sehingga Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Kendari semakin dikenal sebagai pusat keunggulan pendidikan farmasi di Indonesia Timur yang menghasilkan profesional berkualitas tinggi dan berkarakter mulia.
—
Penulis: Tim Jurnalistik Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari
Editor: Divisi Humas dan Publikasi
Kendari, 15 April 2026